Daily Archives: March 7, 2017

Pemprov Tanggung Biaya Pengobatan Korban Lakalantas Batuah

SAMARINDA - Musibah kecelakaan lalu lintas (Lakalantas) di Jalan Poros Samarinda-Balikpapan kilometer 26, Desa Batuah, Kecamatan Loa Janan, Kabupaten Kukar. Minggu 5 Maret 2017. Mengakibatkan lima korban luka-luka  dan sedang dirawat di RSUD AWS dan RSUD IA MOEIS Samarinda.

Kejadian tersebut menimpa kendaraan Satuan Polisi Pamong Praja yang sedang bertugas pengawalan rombongan Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak saat melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Paser dari Samarinda yang tertabrak pedagang sayur dan beberap warga yang menjadi korban.

Terkait dengan hal itu, semua korban langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapat perawatan. Semua korban mendapat perhatian khusus dari Pemprov Kaltim, Asisten Administrasi Umum Bere Ali bersama Kepala Biro Humas Setprov Kaltim Tri Murti Rahayu menengik korban yang dirawat di RSUD AWS.

Usai menengok korban, Bere Ali mengatakan, dua dari lima korban yang dirawat sudah diizinkan pulang ke rumah masing-masing, yaitu Nur Alam (30) dan Rahmad (5). Kedua korban tersebut dirawat di RSUD IA Moeis Samarinda.

Sedangkan korban atas nama Nurdiana (31), Abdul Azis (28) dan Marzuki (51) hingga kini masih mendapat perawatan intensif di RSUD AWS. “Sesuai informasi dari Direktur RSUD AWS dr Rachim Dinata Marsidi dan pertimbangan medis, dua dari lima korban lakalantas di Batuah kemarin, kini bisa diizinkan pulang. Karena,” kata Bere Ali usai melihat kondisi korban Lakalantas Desa Batuah di RSUD AWS, Senin (6/3).

Bere Ali menegaskan, sesuai informasi dari Direktur RSUD AWS, korban yang berada di RSUD AWS juga tidak mengalami kondisi yang mengkhawatirkan. Namun demikian, tetap mendapat perawatan secara intensif beberapa hari ke depan.

Dari musibah tersebut, Pemprov Kaltim menaruh prihatin atas kejadian yang dialami para korban. Kejadian ini dinilai tanpa sengaja. Perhatian Pemprov Kaltim yaitu membebaskan tanggungan biaya bagi korban yang dirawat di rumah sakit.

“Kami sangat prihatin atas kejadian ini. Kejadian ini tanpa ada unsur kesengajaan. Ini adalah musibah. Karena itu, sesuai arahan Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak, biaya perawatan mereka selama di rumah sakit menjadi tanggungan Pemprov Kaltim,” jelasnya.

Sedangkan adanya tempat usaha pedagang sayur yang rusak maupun barang dagangan yang tidak bisa dimanfaatkan kembali akibat musibah itu juga akan ditanggung Pemprov Kaltim. Begitu juga, jika ada kendaraan yang rusak tentu akan diperbaiki

Kunjungan Kerja dan Rapat Koordinasi Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Kalimantan Timur

RAPAT OMBUDSMAN

BIRO HUKUM, hari ini Biro Hukum Provinsi Kalimantan Timur mendapat kunjungan dari Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Kalimantan Timur.
Kunjungan ini bermaksud untuk melakukan koordinasi dan penguatan jaringan kerja khususnya di bidang penyelesaian laporan serta membahas hal hal lainnya.
Tim dari Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Kalimantan Timur terdiri dari Bapak Nafi Alrasyid, Bapak Frederikus Deni dan Ibu Ria Maya Sari, sementara yang menerima yaitu Bapak Suroto, SH Kepala Biro Hukum, Bapak Radiansyah Kabag Bantuan Hukum, Bapak Irawan dari Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Bapak Muhammad Amin Kasubbag Bantuan Hukum dan Bapak Evian Agus Saputra Kasubbag Penyelesaian Sengketa. (rn/rokum)

Gubernur Pantau Perkembangan Industri Buluminung

TANAH GROGOT – Aksi blusukan kembali dilakukan Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak ke wilayah selatan. Kata Gubernur, hal ini harus dilakukan dalam kapasitas dirinya sebagai kepala daerah yang dipilih secara langsung oleh rakyat Kaltim, sekaligus sebagai wakil pemerintah pusat di

daerah.

Perkembangan proyek yang didanai pusat, daerah, BUMN, swasta, bahkan penanam modal asing pun, menurut dia, harus terus dipantau. “Saya ingin memastikan, bahwa semua telah  berjalan sesuai skedul. Alhamdulillah, Pak Bupati Yusran Aspar tadi melaporkan, semua sudah berjalan sesuai tahapan,” kata

Awang Faroek saat meninjau lokasi pembangunan pelabuhan PT Kereta Api Borneo (KAB) di kawasan industri Buluminung, Penajam Paser Utara (PPU), Minggu (5/3).

KAB yang merupakan anak perusahaan Russian Railways, disebutkan saat ini telah membebaskan lahan untuk kawasan industri yang akan mereka kembangkan seluas 140 hektare. Dalam tahap awal, mereka akan membangun pelabuhan laut dan setelah itu, KAB akan melanjutkan pembangunan rel kereta api dari Penajam (PPU) menuju Kutai Barat (Kubar) sepanjang 203 km dengan rencana investasi triliunan rupiah.

Didampingi Bupati Yusran Aspar dan Wakil Bupati Mustaqim dan sejumlah pejabat Pemprov Kaltim, Gubernur Awang Faroek juga menyaksikan langsung tahapan pekerjaan lapangan yang dilakukan KAB.  Aktivitas tersebut menunjukkan bahwa Russian Railways sangat serius dalam rencana investasi ini.

Usai melihat perkembangan pembangunan kawasan industri Buluminung, Gubernur Awang Faroek melanjutkan peninjauan ke Balai Benih Udang Tanjung Tengah, masih di Penajam Paser Utara. Balai benih udang ini setiap tahunnya mampu memproduksi benih udang sebanyak 6 juta benih (1,5 juta

per tiga bulan). Penyediaan benih udang tersebut, bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan kawasan PPU dan Paser, tetapi lebih luas hingga Balikpapan, bahkan Tarakan, Kaltara.

“Harapan saya, andalan PPU nanti bukan hanya dari lahan pertanian dan perkebunan sawit, tetapi juga dari hasil-hasil perikanan. Sebab potensinya sangat besar, pasarnya juga jelas. Singapura, Hong Kong, Korea, dan

Jepang masih sangat menginginkan udang-udang dan ikan-ikan berkualitas dari Kaltim,” ucap Awang meyakinkan.

Di akhir peninjauan kemarin, Gubernur Awang Faroek juga melihat langsung proyek pemipaan sepanjang 8,5 km dengan pendanaan APBN senilai Rp7,6 miliar yang merupakan kolaborasi pusat, daerah (provinsi dan kabupaten) dan TNI. “Ini program kolaborasi yang sangat baik dan harus ditiru sektor-sektor yang lain,” pungkas Awang. (sumber : http://kaltim.procal.co)