Daily Archives: March 8, 2017

Rakor Bappeda se-Kaltim Tahun 2017

BALIKPAPAN - Diikuti ratusan peserta dari kabupaten dan kota se-Kaltim, secara resmi Rapat Koordinasi (Rakor) Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) dibuka Sekretaris Provinsi Kaltim Dr H Rusmadi mewakili Gubernur Kaltim.

Dalam kesempatan itu, Rusmadi menyebutkan kinerja pemerintah cukup baik berdasarkan hasil evaluasi kinerja pemerintah daerah dalam pencapaian target-target RPJMD.

Menurut dia, hasil evaluasi memasuki tahun ketiga RPJMD pada 2016 cukup baik dan mengarah pada pencapaian target Kaltim Maju 2018. “Dari 19 sasaran RPJMD 2013-2018, sudah terlaksana 54,62 persen,” kata Rusmadi di Balikpapan, Selasa (7/3).

Selain itu, dari 119 program prioritas pembangunan daerah, 73,68 persen sudah dilaksanakan dan 15,79 persen sedang berlangsung (on going) serta 10,53 off track.

Rusmadi mengakui kinerja yang semakin baik ini dalam kurun waktu tiga tahun terakhir ini sebagai upaya pemerintah untuk melakukan pemenuhan kebutuhan dasar (primer) masyarakat.

Diantaranya, penenuhan kebutuhan sektor pendidikan, kesehatan dan penyediaan infrastruktur serta kualitas lingkungan juga perbaikan tata kelola pemerintahan. Pada bidang pendidikan ujarnya, untuk angka melek huruf sudah mencapai angka 98,69 persen dari target 98,60 persen.

Demikian pula bidang kesehatan untuk angka harapan hidup 73,65 diatas target 72. Keberhasilan juga dicapai signifikan pada tata kelola pemerintahan yang ditunjukkan dengan nilai akuntabilitas kinerja pemerintahan sejak enam tahun berturut-turut terbaik dari 34 provinsi di Indonesia.

Termasuk peningkatan kualitas lingkungan pada 2016 dengan target 80,19, sudah mencapai 83,19. Selain itu, bidang infrastruktur walaupun menghadapi keterbatasan fiskal, tetapi hasil survei indeks kepuasan publik pada nilai 7 berada diatas target 6,5.

“Namun kita menyadari masih dihadapkan pada misi ekonomi. Dimana masih lemahnya pertumbuhan ekonomi atau negatif 0,38 persen pada 2016 dan kita satu-satunya provinsi di Indonesia yang mengalaminya,” jelasnya.

Kondisi ini terjadi lanjutnya, karena Kaltim masih sangat bergantung pada sektor primer baik migas maupun batubara. Ke depan ungkap Rusmadi, Kaltim bertekad untuk mengoptimalkan peran masyarakat dalam kegiatan perekonomian khususnya pengembangan sumber daya terbarukan.

Juga, pengembangan kawasan industri dengan melakukan kegiatan hilirisasi utamanya pada 8 kawasan ekonomi yang tersebar di beberapa kabupaten/kota di Kaltim. “Kita dorong pengembangan kawasan industri untuk hilirisasi dengan penyerapan tenaga kerja yang banyak guna nilai tambah dan daya saing daerah serta terbuka kesempatan kerja untuk mengurangi kemiskinan dan pengangguran,” tegas Rusmadi.

Karenanya, dia sangat berharap melalui rakor ini semakin terbangun sinergitas antardaerah didukung penganggaran yang optimal dari pemerintah pusat. Rakor dihadiri Dirjen Perimbangan Keuangan Kemenkeu, Deputi Bidang Pengembangan Regional dan Otonomi Daerah Kemen PPN/Bappenas serta Dirjen Energi dan Batubara Kemen ESDM.

Tampak hadir Kepala Bappeda Kaltim Zairin Zain dan para kepala Bappeda serta instansi terkait kabupaten/kota se Kaltim