Category Archives: Lain-lain

Bimtek Pengelolaan Persediaan

DSCF0377

DSCF0369Berdasarkan hasil Rapat Penyampaian Kesimpulan sehubungan dengan berakhirnya pelaksanaan Pemeriksaan Pendahuluan oleh Tim BPK-RI atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2015 pada Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur pada hari Selasa tanggal 23 Februari 2016 di Lantai 5 Ruang Batiwakal Kantor Gubernur Prov Kaltim, ada beberapa hal yang menjadi perhatian khusus Biro Perlengkapan diantaranya ;

1. Masih banyak SKPD/UPTD dalam penyusunan Laporan Persediaan tidak sesuai dengan Surat Edaran Gubernur Nomor 900/185/024-IV tentang Pengelolaan Persediaan.
2. Pencatatan dalam kartu persediaan belum tertib.
3. Selisih antara jumlah fisik dan kartu barang yang ada, jumlahnya tidak sesuai.
4. Terdapat tiket retribusi yang tidak dicatat dan dilaporkan sebagai Persediaan.
5. Terdapat belanja barang bibit ternak yang tidak diperlakukan sebagai barang persediaan sehingga mutasinya tidak dicatat dan sisanya per 31 Desember 2015 tidak dilaporkan.
6. Terdapat stock benih yang belum terjual sampai 31 Desember 2015 belum dilaporkan sebagai persediaan walaupun pencatatan mutasinya lengkap.
7. Terdapat barang diserahkan ke masyarakat yang seharusnya dicatat sebagai persediaan karena belum diserahkan tidak dicatat sebagai persediaan.

DSCF0384Memperhatikan hal tersebut diatas, Biro Perlengkapan berinisiatif untuk mengadakan Bimbingan Teknis Pengelolaan Persediaan untuk Pengelola Keuangan, Pengurus dan Penyimpan Barang dilingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur.

Tujuan dan Harapan Pelaksanaan Bimtek Pengelolaa Persediaan ;

Tema Kegiatan : Mari Kita Benahi Tatakelola Persediaan Yang Akuntabel dan Auditabel
Dalam Mempertahankan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

Waktu Pelaksanaan : Selasa 15 Maret 2016

Tempat : Ruang Pertemuan Kesbangpol Lantai 2 Gedung B Kantor Gubernur Prov
Kaltim.

Tujuan Kegiatan :
– Memberikan Pemahaman tentang Pengelolaan Persediaan Barang yang baik dan benar.
– Diskusi / tanya jawab terkait Pengelolaan Persediaan Barang dan Permintaan Data BPK-RI Tahun Anggaran 2015.
– Mengenalkan Aplikasi Persediaan oleh Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara Samarinda.

Manfaat :
– Peserta Bimtek dapat mengerti dan memahami Pengelolaan Persediaan Barang yang baik dan benar.
– Peserta Bimtek bisa membuat Laporan Persediaan sesuai dengan Gubernur Nomor 900/185/024-IV tentang Pengelolaan Persediaan.
– Peserta Bimtek mengerti perhitungan dengan Metode FIFO dalam pencatatan Persediaan.
– Peserta Bimtek dapat mengerti dan memahami dan menguasai Aplikasi Persediaan Barang untuk dapat diterapkan pada kegiatan Pengelolaan Persediaan hari di SKPD/UPTD masing-masing.

Pembicara/Pemberi Materi :
– Biro Perlengkapan.
– Biro Keuangan .
– Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara Samarinda.
DSCF0401DSCF0384DSCF0400DSCF0476DSCF0489DSCF0497DSCF0500

Biro Perlengkapan Gelar Aset Barang Milik Daerah Pemprov Kaltim

mobnas kaltimBiro Perlengkapan Setda Prov Kaltim melakukan keseriusan untuk mewujudkan Tertib Administrasi Penatausahaan Barang Milik Daerah, khususnya kendaraan yang digunakan para Pegawai Negeri dilingkungan Pemprov Kaltim. Ratusan mobil dinas berbagai merk ini dibariskan rapi sesuai Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang ada di Pemprov Kaltim. Mobdin milik Kepala SKPD berada di barisan paling depan, diikuti mobdin milik Kepala Bidang. Tampak pula dalam barisan dua unit mobdin milik Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak. Dalam apel aset tersebut, Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak mengecek langsung kondisi ratusan mobdin tersebut, baik dari segi fisik maupun kelengkapan administrasi mobdin.
Langkah terkini yang dilakukan Biro Perlengkapan yaitu dengan melakukan gelar aset untuk mengecek keberadaan fisik dan dokumen kepemilikan aset-aset Pemprov Kaltim tersebut.
Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak yang memimpin gelar aset tersebut menegaskan, langkah ini dilakukan sebagai upaya tertib administrasi penatausahaan barang milik daerah yang merupakan salah satu syarat menuju opini BPK RI, Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).
“Apa yang kita lakukan hari ini adalah untuk melihat kondisi riil aset Pemprov berupa kendaraan-kendaraan jabatan, baik dari segi fisik maupun administrasi (dokumen) kepemilikan. Ini adalah langkah sangat baik untuk mendukung pencapaian WTP. Mari kita tekadkan untuk merebut kembali opini WTP,” kata Awang Faroek di sela gelar apel asset. di lapangan parkir Stadion Madya Sempaja Samarinda, Selasa (17/2).
Gelar aset kemarin hanya dilakukan untuk kendaraan jabatan di lingkungan Pemprov Kaltim dan tidak termasuk kendaraan dinas ketua dan anggota DPRD Kaltim. Karena itu, Gubernur Awang Faroek mengingatkan agar gelar aset tersebut juga dapat dilakukan di lingkungan sekretariat DPRD Kaltim untuk melakukan pengecekan dan pendataan serupa.
“Untuk tertib admnistrasi, saya harapkan semua melaporkan. Termasuk kendaraan jabatan yang ada di DPRD Kaltim. Saya imbau kepada Sekretaris DPRD Kaltim untuk segera menggelar apel serupa dan melakukan pendataan,” tegas Awang.
Sementara itu, Kepala Biro Perlengkapan Setprov Kaltim Fathul Halim menjelaskan, gelar aset ini sangat baik untuk mengamankan dan menertibkan aset milik daerah khususnya berkaitan dengan kelengkapan administrasi dan dokumen kepemilikan daerah.
gelar aset kaltim
Aset yang digelar hari ini adalah kendaraan jabatan, namun tidak termasuk kendaraan operasional lapangan dan kendaraan yang digunakan ketua dan anggota DPRD Kaltim.
“Secara keseluruhan kendaraan jabatan yang digelar hari ini 295 unit. Mulai dari kendaraan gubernur dan wakil gubernur, serta Sekprov, pejabat eselon II hingga kendaraan pejabat eselon III,” urai Fathul Halim.
Secara rinci adalah kendaraan Gubernur dan Wakil Gubernur 4 unit, eselon I (Sekprov) 1 unit, eselon II (kepala dinas/badan/biro) 57 unit dan eselon III mencapai 233 unit. “Dari seluruh kendaraan jabatan tersebut, terdapat 292 kendaraan sudah dilengkapi dengan bukti dokumen kepemilikan dan 3 kendaraan belum dilengkapi dokumen kepemilikan. Saat ini masih sedang dilakukan penelusuran terhadap dokumen kepemilikan tersebut,” jelas Fathul Halim.
Usai memimpin apel, didampingi Plt Sekprov Kaltim Dr Rusmadi, Gubernur Awang Faroek Ishak melakukan pengecekan fisik kendaraan, sekaligus mencocokkan dengan bukti dokumen kepemilikan. (RF Nuzband & Biro Humas)
FOTO : Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak sedang melakukan pencekan terhadap sejumlah kenderaan dinas milik pejabat.(johan/humasprov)

Menrisetkdikti Kunjungi Kalimantan Timur Dalam Rangka Menerima Hibah Aset Pemprov Kaltim Kepada Unmul Samarinda

unmul-aset_tMenteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti), Mohamad Nasir berkunjung ke Samarinda pada hari Jumat, 13 Februari 2015. Kunjungan tersebut untuk menerima hibah aset dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) kepada Kementerian Riset dan Teknologi untuk kemudian dikelola oleh Universitas Mulawarman (Unmul) Samarinda. Acara serah terima hibah aset tersebut berlangsung di Pendopo Lamin Etam Kantor Gubernur Kaltim.

Dalam sambutannya, Menristekdikti memberikan apresiasi kepada Gubernur Kaltim, Awang Faroek yang telah berinisiatif menyerahkan pengelolaan aset yang selama ini digunakan oleh Universitas Mulawarman. Menristekdikti berharap dengan serah terima hibah aset ini, Unmul ke depan dapat melakukan pengelolaan yang lebih baik. “Alhamdulillah, inisiatif dari Bapak Gubernur sangat luar biasa, hal ini menunjukkan keinginan Bapak Gubernur melihat Unmul menjadi universitas terbaik yang dapat bersaing di kelas dunia,” ujar Menristekdikti

Gubernur Kaltim, Awang Faroek, menyampaikan bahwa selama ini Pemprov Kaltim telah memberikan kontribusi yang besar dalam pembangunan infrastruktur Kampus Unmul, disamping memberikan beasiswa dalam jumlah yang sangat besar kepada para mahasiswa di Unmul. Menurut Awang, kontribusi yuang lebih besar dapat diberikan oleh Pemprov, namun terkendala oleh Undang-Undang Pendidikan Tinggi yang menegaskan pengelolaan Perguruan Tinggi Negeri (PTN) oleh Pemerintah Pusat. Menanggapi hal tersebut, Menristekdikti mengatakan keinginannya untuk memberikan keleluasaan kepada PTN agar dapat dikelola oleh daerah masing-masing, “Aturannya akan kita revisi, sehingga ada cost sharing antara pemerintah pusat dan daerah dalam memajukan PTN di daerah. Apabila daerah sudah mampu, maka akan dipersilahkan mengelola PTN,” ujar M Nasir.

Tanah yang merupakan Aset Milik Pemerintah Daerah Provinsi Kaltim diserahkan atau dihibahkan berdasarkan persetujuan DPRD Provinsi Kaltim nomor : 03 Tanggal 11 Februari 2014 tentang Penghapusan dan Hibah Barang Milik Daerah Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, dan Keputusan Gubernur Kalimantan Timur Nomor 030/K.321/2014 tanggal 28 Mei 2014. Tanah dan bangunan tersebut digunakan untuk kepentingan Penyelenggara Pendidikan dan selanjutnya tercatat sebagai Inventaris Aset Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia.

Adapun aset yang diserahterimakan adalah Tanah dan Gedung untuk,Tanah Kampus Unmul Gunung Kelua Samarinda seluas 692.553 m² (belum bersertifikat). Tanah Kampus Laboratorium Faperta Desa Manunggal Jaya Kecamatan Tenggarong Seberang Kabupaten Kutai Kartanegara seluas 20.500 m² (belum bersertifikat). Tanah Kampus Unit Pelaksana (UP) Fakultas Ilmu Budaya UPT Balai Bahasa Jalan Pulau Flores Samarinda seluas 5.475 m² (Sertifikat HP.179). Tanah Kampus FKIP eks SPGN Jalan Banggeris Samarinda seluas 32.025 m² (belum bersertifikat).

Turut hadir dalam acara serah terima aset tersebut adalah Rektor Unmul, Masjaya; Direktur P2M Ditjen Dikti, Agus Subekti; Ketua DPRD Kaltim, H.M. Syahrun HS; serta seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kaltim, Civitas Akademika dan juga mahasiswa Universitas Mulawarman, serta Pejabat Pemprov Kaltim. (RF Nuzband).

HIBAH ASET PEMPROV KALTIM KEPADA UNIVERSITAS MULAWARMAN SAMARINDA

serah terima aset unmul FIDA

Melalui Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristek-Dikti) Republik Indonesia, Universitas Mulawarman (Unmul) menerima hibah aset milik Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim). Acara tersebut berlangsung pada Jumat, (13/02) di Pendopo Lamin Etam Kantor Gubernur Kalimantan Timur.

Acara ini dihadiri langsung oleh Menristek-Dikti, Mohamad Nasir beserta jajarannya, Gubernur Provinsi Kaltim, Dr. H. Awang Faroek Ishak, Rektor Unmul, Prof. Dr. H. Masjaya., M.Si, Ketua DPRD Prov. Kaltim H. M. Syahrun HS, serta seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kaltim, Civitas Akademika dan juga mahasiswa Universitas Mulawarman.

“Unmul akan menjadi Universitas yang besar karena didukung Pemerintah Daerah dan ditopang oleh Pemerintah Pusat yang dalam hal ini melalui Kemenristek-Dikti,” Ucap R
ektor Unmul, Prof. Dr. H. Masjaya, M.Si dalam sambutannya.

“Kedepannya Unmul akan memberikan bukti serta baktinya untuk Kaltim dan Indonesia 4 atau 5 tahun mendatang,” tambahnya.

Dalam kesempatan yang sama Gubernur Provinsi Kaltim juga menyampaikan Kaltim siap bersama-sama membangun kampus kebanggaan rakyat Kaltim ini.

serah terima aset unmul FIDA2

“Setelah hampir 58 tahun Kaltim belum bisa memberikan rumah yang nyaman untuk masyarakat, sedangkan kita mempunyai Sumber Daya Alam yang luar biasa, maka seharusnya Kaltim mampu memberikan infrastruktur seperti di Pulau Jawa. Kedepannya Unmul harus mampu menjadi Word Class University,” harap Awang.

Tak kalah ketinggalan Menristek-Dikti juga menaruh harapan penuh terhadap Unmul. “Hibah aset dari Pemerintah Provinsi ini menunjukan Unmul haruslah menjadi Universitas yang terbaik dan mampu bersaing dikelas Dunia,” ujar M.Nasir.

Adapun aset yang diterima Unmul oleh Pemprov Kaltim melalui Kemenristek dan Dikti adalah Tanah dan Gedung untuk,Tanah Kampus Unmul Gunung Kelua Samarinda seluas 692.553 m² (belum bersertifikat). Tanah Kampus Laboratorium Faperta Desa Manunggal Jaya Kecamatan Tenggarong Seberang Kabupaten Kutai Kartanegara seluas 20.500 m² (belum bersertifikat). Tanah Kampus Unit Pelaksana (UP) Fakultas Ilmu Budaya UPT Balai Bahasa Jalan Pulau Flores Samarinda seluas 5.475 m² (Sertifikat HP.179). Tanah Kampus FKIP eks SPGN Jalan Banggeris Samarinda seluas 32.025 m² (belum bersertifikat).

Tanah yang merupakan Aset Milik Pemerintah Daerah Provinsi Kaltim diserahkan atau dihibahkan berdasarkan persetujuan DPRD Provinsi Kaltim nomor : 03 Tanggal 11 Februari 2014 tentang Penghapusan dan Hibah Barang Milik Daerah Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, dan Keputusan Gubernur Kalimantan Timur Nomor 030/K.321/2014 tanggal 28 Mei 2014.

Tanah dan bangunan tersebut digunakan untuk kepentingan Penyelenggara Pendidikan dan tidak dihapus atau dimiliki untuk kepentingan pribadi, dan selanjutnya tercatat sebagai Inventaris Aset Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia. (Raihan Fida Nuzband / Biro Perlengkapan.

Pemprov Komitmen Turunkan SiLPA Daerah

Pemprov Kaltim terus berupaya menunjukkan kerja nyata untuk menurunkan Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA). Hingga akhir perhitungan anggaran 2013 lalu, SiLPA Kalitm terus menunjukkan penurunan hingga mencapai Rp. 1,5 triliun dari total alokasi APBD Kaltim Rp. 15,14 triliun. “Jika pada 2012, SiLPA Kaltim tertinggi se-Indonesia, yakni mencapai Rp. 6,582 triliun, pada 2013 menjadi Rp. 1,050 triliun. Dengan posisi tersebut, penyerapan anggaran Kaltim semakin baik dan tentu kinerja juga semakin baik,’ kata Pelaksana Tugas (Plt) Sekprov Kaltim Dr. H. Rusmadi setelah menghadiri Rapat Paripurna ke-18 DPRD Kaltim dengan agenda penyampaian pemandangan umum fraksi-fraksi DPRD Kaltim terhadap nota keuangan dan Raperda Perubahan APBD Tahun Anggaran 2014 di Gedung DPRD Kaltim, Selasa (11/6).

Selama lima tahun terakhir, persentase serapan anggaran Pemprov Kaltim semakin meningkat, yakni dari 86 persen pada 2012 meningkat menjadi 91 persen pada 2013.

Saat ini Pemprov Kaltim terus berupaya meningkatkan perencanaan dan pengawasan agar serapan anggaran tahun mendatang bias lebih baik. “Semua harus ditingkatkan, termasuk kinerja Tim Evaluasi dan Pengawasan Penyerapan Anggaran (TEPPA). SiLPA harus ditekan seminimal mungkin,’jelasnya.

Guna menyukseskan hal itu, Rusmadi meminta, seluruh pihak, khususnya Tim TEPPA dan BPK Kaltim melakukan kerja sama sehingga serapan anggaran terus membaik. (Sumber : Kaltim Post)