Category Archives: Biro Sosial

Hj Meiliana Melantik Tim Verifikasi MTQ Tahun 2017

SAMARINDA – Penyelenggaraan musabaqah tilawatil Qur’an (MTQ) di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) harus bersih, sportif, berkualitas dan berprestasi.

Harapan itu diungkapkan Gubernur Kaltim dalam sambutan tertulis yang disampaikan Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Kaltim Hj Meiliana pada Pelantikan Tim Pengawas/Verifikasi MTQ XXXIX Tingkat Provinsi Kaltim Tahun 2017.

Menurut dia, kesuksesan penyelenggaraan terlihat pada komitmen pemberdayaan putra daerah mengikuti musabaqah mulai tingkat kecamatan, kabupaten/kota hingga  provinsi.

“Penyelenggaraan musabaqah harus dilaksanakan secara jujur, bersih dan berkualitas serta tidak melakukan cara-cara yang tidak terhormat,” katanya di Ruang Rapat Tepian I, Rabu (3/5).

Karenanya, peran dan kedudukan tim verifikasi sangat menentukan khususnya dalam memroses kelengkapan para peserta sesuai syarat-syarat yang telah ditentukan.

Tugas pokok dan fungsi tim sangat penting terutama memerlukan ketelitian dan kecermatan dalam menentukan keabsahan para peserta yang akan mengikuti kegiatan MTQ. Selain itu, bagi peserta atau daerah yang terbukti melanggar harus dikenakan sanksi sesuai ketentuan.

“Karena itu tim verifikasi harus dapat menjalankan tugas secara profesional sesuai tanggungjawab yang diamanatkan,” harapnya. Dia mengharapkan MTQ tingkat provinsi di PPU mampu melahirkan para juara terbaik yang bisa berjaya di tingkat nasional. MTQ akan dilaksanakan di PPU pada 13-21 Mei 2017. Sedangkan Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) tahun ini rencananya digelar di Kaltara.

Tim verifikasi diketuai H Syafrian Hasani beranggotakan 20 orang dan pelantikan dihadiri Wakil Bupati PPU H Mustaqim serta Kepala Kanwil Kemenag Kaltim H Saifi Jamri serta panitia dan instansi terkait Pemkab PPU

Raker LPTQ dan Pelatihan Calon Dewan Hakim MMQ se-Kaltim 2017

SAMARINDA – Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) terus berusaha memasyarakatkan pengajaran dan pemahaman Al Qur’an sejak dini melalui TKA/TPA binaan BKPRMI maupun majelis taklim dan organisasi pengajian.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Kaltim H Saifi saat mewakili Gubernur pada Raker LPTQ dan Pelatihan Calon Dewan Hakim MMQ se-Kaltim 2017 di Ruang Pandurata Kantor Gubernur Kaltim, Rabu (15/3), mengajak LPTQ meningkatkan kerjasama yang sinergi dengan berbagai pihak baik Majelis Ulama Indonesia (MUI) maupun organisasi-organisasi pengajian di daerah.

“Peran LPTQ sangat penting dalam pembinaan dan pengajaran Al Qur’an bagi umat Islam agar mampu membaca dan memahami serta mengamalkan bahkan meraih prestasi dalam ajang lomba,” katanya.

Pengajaran dan pemahaman sejak ini menurut Saifi, sangat penting selain pembudayaan juga mampu mencapai prestasi terbaik untuk Kaltim.

Sementara itu Ketua Panitia Pelaksana Raker H Syafrian Hasani mengatakan raker bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan program dan menetapkan rencana strategis program kerja LPTQ Kaltim.

“Melalui raker ini terhimpun pemikiran untuk penyusunan pola pembinaan dan pengembangan LPTQ serta terintegrasi program pembinaan kabupaten dan kota dengan provinsi,” ujar Syafrian Hasani.

Raker mengangkat tema “Membumikan Al Qur’an dan membudayakan nilai-nilai Al Qur’an dalam kebhinekaan dan kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara”. Kegiatan yang dilaksanakan selama tiga hari (15-17 Maret) diikuti 100 peserta dari pengurus LPTQ, dewan hakim serta Kemenag kabupaten dan kota se-Kaltim

Toleransi Agama Harus Tetap Dipelihara

SAMARINDA- Perayaan Natal 2016 di seluruh wilayah Kaltim berjalan aman dan lancar penuh khidmat, hal itu berkat  terpeliharanya kondisi keamanan yang kondusif oleh seluruh lapisan masyarakat Kaltim.

Gubernur Kaltim H Awang Faroek Ishak mengatakan kondisi keamanan yang kondusif seperti sekarang ini harus tetap dipertahankan dan ditingkatkan dengan selalu menjaga  persatuan dan kesatuan, menjaga  kebersamaan, melaksanakan toleransi antar agama, maupun menjaga kekompakan antar suku.

“Oleh karena itu, mari kita jaga kerukunan antar umat beragama, dan diminta seluruh agama hilangkanlah pemikiran-pemikiran yang radikal, yang menjadi bibit-bibit didalam tindakan anarkis yang terjadi diseluruh dunia,” pesan Awang Faroek Ishak pada acara Ibadah Natal Gereja Protestan di Indonesia Bagian Barat ( GPIB) Jemaat Immanuel Samarinda, di GOR Segiri Samarinda, Rabu (28/12).

Dikatakan ibadah Natal 2016 dapat dijadikan momentum lahirnya persatuan bangsa, khususnya persatuan di daerah Kaltim, dengan tetap menjaga  dan memelihara spirit Bhinneka Tunggal Ika serta memperkuat persaudaraan dan cinta tanah air.

Gubernur juga meminta seluruh jemaat GPIB,  untuk  menghormati dan melaksanakan  empat pilar kehidupan berbangsa dan bernegara, yaitu Pancasila, UUD 1945, NKRI (negara kesatuan republik Indonesia) dan Bhinneka Tunggal Ika.

“Apabila kita mengamalkan empat pilar kehidupan berbangasa dan bernegara ini didalam kehidupan sehari-hari, perdamaian sejati dan kecintaan kita kepada bangsa akan terjadi,” kata Awang Faroek.

Gubernur juga mengajak seluruh masyarakat Kaltum untuk tetap bekerja keras, bahu membahu, dan tumbuhkan sikap solidaritas, bergotong royong untuk bersama-sama pemerintah membangun daerah, untuk menjadikan Kaltim yang maju,  mandiri dan penuh kepribadian.

“Saya mengajak kembali bahwa sesungguhnya masyarakat Indonesia khususnya Kaltim itu bersaudara, karena itu diajak bersama-sama untuk terus saling melindungi, saling membantu  serta saling menghormati dengan meningkatkan kerukunan umat beragama,” pesan Awang Faroek.

Peringatan Maulid Nabi SAW, Momentum Bersama Ciptakan Kedamaian Daerah

SAMARINDA – Momentum Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW diharapkan dapat meningkatkan semangat penduduk Indonesia khususnya Kaltim untuk menciptakan kedamaian daerah. Artinya, semua lapisan masyarakat diminta untuk terus menjaga stabilitas keamanan daerah.

Hal ini diperlukan agar terwujud harmonisasi antara umat beragama. Karena itu, kerukunan antarumat beragama harus terus ditingkatkan, sehingga kedamaian daerah dapat tercipta dengan baik dan penuh keharmonisan.

“Kita berharap momentum peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dapat membangun semangat penduduk di Kaltim untuk saling menghargai, sehingga tercipta kedamaian daerah,” kata Asisten Kesejahteraan Rakyat Setprov Kaltim Bere Ali mewakili Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak pada Tabligh Akbar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1438 Hijriah di Masjid Baitul Muttaqien Islamic Center Kaltim, Senin malam (26/12).

Kedamaian akan tercipta jika toleransi antarumat beragama berjalan baik. Dengan begitu, daerah ini betul-betul menjadi daerah yang damai dan rakyatnya sejahtera. Adanya kedamaian dan sejahtera, maka semua orang merasa aman tinggal di daerah ini.

Apalagi, sesuai data Badan Pusat Statistik (BPS), Kaltim merupakan daerah yang indek kebahagian penduduknya tinggi di Indonesia. “Kita harap kehidupan masyarakat yang damai dan sejahtera terus terjaga dengan baik. Karena itu, melalui momentum peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tahun ini dapat meningkatkan kebersamaan antarpemeluk agama. Karena, sesuai ajaran Rasulullah, Islam adalah agama yang damai dan saling menghargai,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Pengurus Yayasan Masjid Baitul Muttaqien Islamic Center Kaltim menghadirkan penceramah asal Jakarta yang juga Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat KH Tengku Zulkarnain.

Dalam ceramahnya, Tengku Zulkarnain mengajak agar masyarakat Indonesia khususnya Kaltim terus mengikuti perintah Allah SWT dengan menjalankan perintahnya dan menjauhi segala larangannya, terutama bagi umat muslim diharapkan dapat terus mengagungkan Nabi Muhammad SAW,  karena tidak ada nabi setelah Muhammad.

“Saya minta seluruh penduduk tidak percaya dengan ajaran-ajaran sesat. Karena teladan kita adalah Rasulullah Nabi Muhammad SAW yang patut diikuti. Sehingga jika ada yang mengaku nabi, maka itu bukanlah nabi sesungguhnya. Mereka itu sesat,” jelasnya

Selipkan Pesan Kembali Meneladani Rasulullah

PROKAL.CO, Seluruh umat muslim larut dalam momen memperingati kelahiran Nabi Besar Muhammad SAW yang jatuh pada Senin (12/12). Beragam cara dilakukan untuk memaknai momen maulid nabi terakhir umat muslim itu.

MAJELIS Ulama Indonesia (MUI) Kaltim menggelar peringatan maulid Nabi Muhammad SAW di Jalan Damanhuri, Kelurahan Mugirejo, Kecamatan Sungai Pinang, kemarin. Ratusan peserta hadir dalam kegiatan tersebut. Tercatat ada 600 takmir dan imam masjid seantero Samarinda yang hadir.

Beberapa tokoh masyarakat Kaltim pun turut andil. Di antaranya, mantan Bupati Kutim Isran Noor dan mantan wakil gubernur Kaltim Farid Wadjdy. Menariknya, dalam acara tersebut, panitia membagikan puluhan doorprize menarik sepanjang kegiatan.

Ketua  panitia Mansyah HB menerangkan, kegiatan tersebut mengusung silaturahmi antara ulama dan para takmir. Diketahui, ini adalah kali pertama digelar. “Saya berharap tahun depan dapat dilakukan lagi, karena bermanfaat untuk umat muslim dalam meresapi sosok Rasulullah,” ujarnya, kemarin (12/12).

Hal senada juga disampaikan Ketua MUI Kaltim Hamri Has. Dia mengatakan, tradisi peringatan maulid Nabi Muhammad SAW memang bermanfaat bagi umat. “Apalagi seluruh kehidupan beliau adalah contoh yang baik. Semoga dengan kegiatan ini umat muslim dapat lebih meneladani Rasulullah, karena sejauh ini tidak sedikit yang mulai jauh dari petunjuk Rasulullah,” jelasnya.

Dikonfirmasi terpisah, Asisten III Sekkot Samarinda Ridwan Tassa menyatakan, kegiatan itu sangat bermanfaat untuk umat. “Selain silaturahmi, MUI juga bisa lebih berfokus ke masjid,” ucap dia.(sumber : kaltim.procal.co)