Category Archives: Biro Sosial

Kunjungan Gubernur Kaltim ke Panti Asuhan di Kota Samarinda

Samarinda. Disela-sela kesibukan Gubernur Kalimantan Timur di Bulan Ramadhan ini, Beliau masih meluangkan waktu untuk mengunjungi  Panti Asuhan di Kota Samarinda untuk memberikan santunan kepada anak yatim  pada hari Jumat, 19 Juli 2014.

Dalam kunjungan ini Gubernur Kalimantan Timur didampingi Kepala-kepala SKPD  mendatangi 3 (tiga) panti asuhan di Samarinda yaitu Panti Asuhan Asih Manuntung Jl. Ruhui Rahayu Samarinda, Panti Asuhan Darul Falah Hidayatullah Jl. Perjuangan Samarinda dan Panti Asuhan Uswatun Hasanah Jl. A. Wahab Syahrani.

Santunan yang diberikan merupakan sumbangsih dari seluruh Kepala SKPD di Lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur yang di koordinir oleh Asisten Kesejahteraan Rakyat.

Santunan yang disalurkan pada Panti Asuhan Asih Manuntung sebanyak 100 anak, di Panti Asuhan Darul Falah Hidayatullah sebanyak 163 anak dan di Panti Asuhan Uswatun Hasanah sebanyak 139 anak.

Peringatan Nuzulul Quran Tahun 1435 H / 2014 M

Prof. Yudian newSamarinda. Pemerintah Provinsi Kaltim melaksanakan Peringatan Nuzulul Quran di Masjid Islamic Center Samarinda pada tanggal 14 Juli 2014, kegiatan ini juga merupakan rangkaian dari kegiatan Safari Ramadhan Gubernur Kaltim, Peringatan ini dilaksanakan setelah sholat isya dan dilanjutkan sholat tarawih berjamaah. Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Quran oleh Qoriah Samsiah dilanjutkan Sambutan Ketua PHBI Kaltim yang disampaikan oleh H. Syafrian Hasani yang juga Kepala Biro Sosial Setda Provinsi Kaltim. Acara dilanjutkan dengan Sambutan Gubernur Kalimantan Timur H. Awang Faroek Ishak, dalam kesempatan itu beliau mengharapkan kepada seluruh warga Kalimantan Timur khususnya kota Samarinda untuk bersama-sama memelihara dan mensejahterakan Masjid Islamic Center yang saat ini telah memiliki nama Masjid Baitul Muttaqin beliau juga mengucapkan selamat berpuasa dan menghimbau masyarakat agar menjaga kondisi di Kalimantan Timur tetap kondusif.

Kegiatan Nuzulul Quran ini menghadirkan penceramah Prof. K.H. Yudian Wahyudi, Ph.D, beliau adalah Guru Besar Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogjakarta. Hikmah dari Nuzulul Quran menurut beliau mengajarkan pentingnya pendidikan, ayat pertama yang diturunkan memerintahkan untuk membaca, untuk itu beliau mengharapkan agar pendidikan di Kalimantan Timur harus segera dibangun, dengan ilmu tauhid menciptakan akhlak-akhlak yang mulia serta membimbing manusia menjadi manusia yang bermartabat. Rasulullah dengan akhlaknya yang mulia mampu merubah sifat musuhnya yang sebelumnya memusuhi beliau malah berbalik menjadi pengikutnya yang setia. Acara selanjutnya sholat tarawih yang dipimpin Imam Besar Masjid Islamic Center KH. Fakhruddin Wahab.

Dalam acara ini juga tampak hadir kepala SKPD dan tokoh agama islam dan ulama serta masyarakat umum.

Rapat Pembahasan Pemberian Bantuan Sosial Terencana

Samarinda. Asisten Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Kaltim, H. Bere Ali memimpin rapat pembahasan pemberian Bantuan Terencana TA 2014, rapat ini dilaksanakan pada hari Selasa, 7/7/2014 di Ruang Rapat Tenguyun Lt. IV Kantor Gubernur Kaltim dihadiri oleh Kepala Biro Sosial, Kabag KMS Biro Sosial, Kabag PSB Biro Sosial, Kabag KK Biro Sosial, Dinas Sosial Prov. Kaltim, Biro Keuangan, Ketua MUI Prov. Kaltim dan Pengurus Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Kaltim.

Bantuan Sosial Terencana merupakan Bantuan Sosial yang direncanakan melalui proses pembahasan KUA-PPAS tahun anggaran 2014, yang dialokasikan kepada individu dan/atau keluarga yang sudah jelas nama, alamat penerima dan besarannya pada saat penyusunan APBD. Bantuan Sosial Terencana tersebut terdiri dari Bantuan kepada Anak Yatim Piatu dalam Panti Asuhan, Untuk Lansia, Penyandang Disabilitas, Anggota Veteran dan Janda Veteran serta kepada ulama.

Sebelum proses pencairan dilaksanakan, akan dilakukan proses verifikasi mengenai kebenaran nama dan alamat penerima.

Sehubungan dengan kegiatan Safari Ramadhan Gubernur Kalimantan Timur, khusus untuk Kota Samarinda pemberian bantuan akan dilaksanakan pada tanggal 22 Juli 2014 untuk Bantuan Sosial Anak Yatim Piatu dalam Panti Asuhan, tanggal 23 Juli 2014 untuk penyandang disabilitas, tanggal 24 Juli 2014 untuk Ulama. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Lamin Etam dilanjutkan dengan buka puasa bersama.

 

Kaltim masuk 10 Besar MTQ Nasional ke 25 di Batam

Batam. Wakil Presiden RI Boediono menutup secara resmi perhelatan MTQ Nasional ke 25 di Kota Batam Kepulauan Riau, ajang yang di mulai sejak tanggal 4 – 14 Juni 2014 tersebut menetapkan Tuan Rumah Provinsi Kepulauan Riau sebagai Juara Umum. Sedangkan Provinsi Kalimantan Timur berhasil menempatkan Putra terbaiknya dalam Cabang Tafsir Bahasa Arab an. Andi Alaudin (Samarinda) sebagai Juara I. Kaltim juga berhasil menempatkan putra-putri terbaiknya di berbagai bidang lomba seperti Taufik Hidayat (Samarinda) harapan I Tilawah anak-anak, Zulfi Zain (Kutim) Harapan I Tahfidz 1 Juz, Zuhrotus Lailatis Saadah Harapan 1 Tahfidz 20 Juz, Muhrida Septiani (KTT) Harapan 3 Tafsir Bahasa Arab, Diyyan Rifiya (Bontang) Harapan 3 Tafsir Bahasa Inggris, Jumadil Nur (Bontang) Harapan 2 Dekorasi, Anwaril Hamidy (Samarinda) Harapan I Cabang MMQ dan Hj. Nurul Fitriyah (Berau) Harapan I Cabang MMQ.

Dengan hasil tersebut berhasil menempatkan Provinsi Kaltim dalam 10 Besar dari 33 Provinsi se-Indonesia. Menurut Drs.H.Abd.Wahab selaku official Kafilah Kaltim hal ini cukup memuaskan mengingat waktu penyelenggaraan yang cukup dekat dengan MTQ Provinsi Kaltim. untuk Pelaksanaan MTQ ke 26 Tahun 2016 akan dilaksanakan di Provinsi NTB.

Kafilah Provinsi Kaltim dipimpin oleh Bapak Asisten Kesejahteraan Rakyat H. Bere Ali.

 

 

 

UPACARA PEMBUKAAN MTQ TINGKAT NASIONAL KE-XXV DI KOTA BATAM PROVINSI KEPULAUAN RIAU TAHUN 2014

BATAM, Presiden Republik Indonesia, DR. H. Susilo Bambang Yudhoyono berpidato untuk memberikan sambutan dan sekaligus meresmikan agenda Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Tingkat Nasional XXV di Dataran Engku Putri Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau pada Jumat (6/6/2014) malam.
Selama sepuluh tahun menjabat sebagai Presiden Republik Indonesia (RI), Susilo Bambang Yudhoyono tidak pernah absen membuka kegiatan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Tingkat Nasional. Setidaknya hal tersebut menunjukkan sikap dan perhatian Presiden SBY terhadap perkembangan Tilawatil Qur’an di Indonesia. Menurutnya memiliki arti penting bagi Indonesia, karena sudah membudaya di Tanah Air. Dilaksanakan mulai dari tingkat desa sampai nasional. Bahkan di tingkat internasional, Indonesia selalu ikut ambil bagian.
Pelaksanaan MTQ nasional kali inipun menurutnya menjadi spesial. Sebab pelaksanaannya ada di tengah – tengah even demokrasi karena dilaksanakan pada saat pemilihan legislatif dan nanti pemilihan presiden. Disela-sela Sambutan Pidatonya, SBY mengatakan bahwa Pelaksanaan MTQ menurutnya : “Alquran tidak perlu dibaca dan dihafal, tapi maknanya supaya jadi pedoman kehidupan sehari-hari. Baik pribadi-pribadi, maupun di masyarakat,”.
Adapun Provinsi yang mengikuti Pelaksanaan MTQ ke XXV kali ini seluruhnya berjumlah 33 Provinsi se-Indonesia ditambah 1 Provinsi termuda yaitu Provinsi Kalimantan Utara. Meski tidak mengirimkan utusannya bertanding, provinsi yang baru berumur dua tahun itu tetap mengirimkan peninjaunya.
Di bawah kepemimpinan Pj.Gubernur Kalimantan Utara (H.Irianto Lambrie), Provinsi Kalimantan Utara mengirimkan 30 peninjaunya. Ini merupakan kesempatan kali pertama provinsi termuda itu ikut serta dalam perhelatan MTQ Nasional XXV.
Acara Pembukaan MTQ ke-XXV ini dimulai pada pukul 20.00 Wib diawali dengan Sambutan Ketua Panitia Penyelenggara MTQ sebagai tuan rumah, Sambutan Gubernur Provinsi Kepulauan Riau, Pembacaan Ayat-ayat Suci Al-Qur’an, Defile kafilah dari masing-masing Provinsi, Pidato Presiden sekaligus membuka secara resmi Pelaksanaan MTQ ke-XXV, Pengibaran Bendera MTQ dan Pembacaan Do’a oleh Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Kepulauan Riau.
Pemukulan bedug yang dilakukan Presiden Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono ditemani Menkokesra Agung Laksono dan Gubernur Kepri H. M. Sani, tepat pukul 21.00 WIB menandai resminya MTQ Nasional XXV dibuka.
MTQ nasional yang menjadi kesempatan terakhir bagi Presiden SBY untuk menghadirinya, kata presiden itu akan terus dikenangnya. SBY berpesan, agar MTQ nasional pada masa datang harus terus dilanjutkan. Dengan kualitas yang semakin baik, serta tidak dijadikan ajang lomba semata.
“Ini adalah MTQ nasional terakhir yang saya hadiri sebagai pemimpin negara, saya akan selalu terkenang dengan ini, karena saya selalu mengikuti MTQ nasional bersama istri, selama masa jabatan,” tutur Presiden Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono yang langsung disambut tepuk tangan undangan.
SBY menyatakan esensi MTQ adalah syiar Islam dan edukasi bagi seluruh lapisan umat Islam untuk mencintai dan memuliakan Alquran.
Sebagai sumber inspirasi pembangunan bangsa yang berkarakter, rukun, religius, dan bersatu.
“MTQ memberi pesan kepada kaum muslimin dan muslimat, bahwa Alquran jadi pedoman utama kita dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Salah satunya seperti saat menghadapi pesta demokrasi 9 Juli 2014 mendatang. Pesan-pesan quran, diharapkannya dapat membawa manfaat dalam mengaktulitasikan nilai-nilai Islam secara damai di dunia.
Diakhir acara, para pejabat negara, tamu undangan, para kafilah dan seluruh pengunjung dihibur oleh artis papan atas ibukota Ebiet G Ade dan Tarian Kolosal. (arby)