Category Archives: Biro Sosial

Ekpose Persiapan MTQ Tingkat Provinsi Kaltim ke 38 di Kabupaten Kukar

Samarinda. Wakil Bupati Kutai Kertanegara Drs. Edi Damansyah, M.Si selaku Ketua Harian MTQ Kabupaten Kukar hari ini 27/4/2016 diruang rapat Tepian 1 Kantor Gubernur Kaltim menyampaikan Persiapan Kabupaten Kukar selaku Tuan Rumah MTQ Tingkat Provinsi Kalimantan Timur ke 38 tahun 2016, MTQ Tingkat Provinsi Kalimantan Timur akan digelar mulai tanggal 20 – 28 Mei 2016.

Dalam pelaksanaan MTQ nanti, Panitia telah mempersiapkan 12 hotel, 11 hotel digunakan untuk kafilah dan 1 hotel untu Tamu VIP, Setiap pemondokan dan dewan hakim disediakan Pemandu / LO yang bertugas membantu kelancaran kegiatan, juga masing-masing pemodokan disediakan 2 buah mobil, namun sopir dan BBM ditanggung oleh masing-masing kafilah. Tiap  kafilah ditanggung 64 orang, selebihnya disediakan homestay oleh panitia.

Untuk Dewan hakim,Panitera, Tim Pengawas dan Tim Verifikasi akan menginap di Hotel Grand Fatma Tenggarong. Dalam pelaksanaannya akan disediakan 8 Arena dimana arena utama bertempat di Masjid Agung Sultan Sulaiman Tenggarong. Disetiap arena disediakan pos kesehatan.

Berikut Lokasi Arena tiap cabang lomba :

  1. Arena Utama Masjid Agung Sultan Sulaiman untuk cabang Tilawah Dewasa
  2. Arena 2 Masjid Jami’ KH. Muhammad Sadjid untung cabang Tilawah Anak-Anak, Tartil dan Qiro’at Mujawwad
  3. Arena 3 dan 7 Masjid dan Ruangan Ponpes Ribatul Khail untuk cabang Tahfidz 1, 5 juzz dam tilawah, 10 juzz dan cabang Khattil Qur’an
  4. Arena 4 Masjid Al-Mukaqorrobin untuk cabang Tahfidz 20, 30 juzz dan tafsir Bahasa Arab, Indonesia dan Inggris
  5. Arena 5 Gedung Serbaguna SMAN 2 Tenggarong untuk cabang Fahmil Qur’an
  6. Arena 6 Gedung Serbaguna Diknas untuk cabang Syarhil Qur’an
  7. Arena 8 Pendopo Wakil Bupati untuk cabang Menulis Makalah Al-Qur’an

 

Tanggal 20 Mei 2016 peserta masing-masing daerah secara resmi diterima di Tenggarong dan dianjutkan dengan Verifikasi berkas calon peserta MTQ di Kedaton Kutai Kertanegara dan malamnya dilaksanakan malam Ta’aruf (arby)

PELANTIKAN DEWAN PENGAWAS / TIM VERIFIKASI MTQ KE-XXXVIII TINGKAT PROVINSI KALIMANTAN TIMUR TAHUN 2016

13087357_10206112615555226_1975936199508199476_nSAMARINDA, Wakil Gubernur Kalimantan Timur (H. Mukmin Faisyal. HP) didampingi oleh Asisten Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Kalimantan Timur (H. Bere Ali yang juga menjabat selaku Ketua Umum Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Provinsi Kalimantan Timur), Wakil Bupati Kutai Kartanegara (Drs. Edy Damansyah, M.Si) dan Kepala Kanwil Kementerian Agama Prov. Kaltim (H. Saifi) secara resmi melantik Dewan Pengawas / Tim Verifikasi Pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-38 Tingkat Provinsi Kalimantan Timur pada Rabu (27/04/2016) bertempat di Ruang Tepian I lantai II Kantor Gubernur Kalimantan Timur, diawali dengan Pembacaan Ayat Suci Al-Qur’an oleh Sdr. Alim Basri, sambutan Wakil Gubernur yang sekaligus melantik Tim Verifikasi dan sebagai penutup pembacaan Do’a oleh KH. Agusty Samad.
Pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an ke XXXVIII ini akan diselenggarakan di Kabupaten Kutai Kartanegara pada tanggal 20 s/d 28 Mei 2016 diikuti oleh kafilah dari 10 Kabupaten/Kota se-Kaltim
Adapun tugas dari Tim verifikasi ini adalah untuk menyeleksi berkas-berkas peserta yang mengikuti MTQ.
Peran dan kedudukan Tim Verifikasi sangat menentukan yang memerlukan ketelitian dan kecermatan, khususnya dalam memproses kelengkapan para peserta sesuai syarat-syarat yang telah ditentukan.
Dewan Pengawas / Tim Verifikasi yang dilantik berjumlah 16 orang terdiri dari Pengurus LPTQ Provinsi Kaltim antara lain dari Kantor Kemenag Provinsi Kalimantan Timur dan Biro Sosial Setda Prov. Kaltim,
Sebagai rangkaian Penyelenggaraan MTQ, acara pelantikan ini sangatlah penting karena kegiatan ini akan menentukan keabsahan para peserta yang akan mengikuti kegiatan MTQ.
Acara pelantikan ini dimulai pada pukul 09.00 Wita dilanjutkan dengan Ekpose dari Kabupaten Kutai Kartanegara selaku tuan rumah yang dipaparkan langsung oleh Wakil Bupati Kukar. (ar-by)

Memperingati Hari Kartini

SAMARINDA – Meningkatkan kepedulian terhadap sesama, terutama kepada kaum lanjut usia (lansia), Forum Komunikasi Karyawati Pemprov Kaltim (FKKPKT) menggelar bakti sosial dengan memberikan bantuan kepada kaum lansia di UPTD Panti Sosial Tresna Werdha Nirwana Puri Samarinda. Bantuan diberikan berupa perlengkapan mandi, seprai, sarung, daster dan sembilan bahan pokok (sembako). Ketua FKKPKT yang juga Kepala Badan Perpustakaan Daerah Kaltim Ardiningsih mengatakan bakti sosial ini bertujuan untuk berbagi kepada masyarakat dan para lansia. “Selain dalam rangka memperingati Hari Kartini, bakti sosial ini adalah bagian dari kepedulian karyawati Pemprov Kaltim kepada sesama, khususnya para lansia, sehingga mereka juga mendapatkan hak yang sama seperti masyarakat lainnya,” kata Ardiningsih usai memberikan sambutan peringatan Hari Kartini di UPTD Panti Sosial Tresna Werdha Nirwana Puri Jalan Mayjend Sutoyo Samarinda, Kamis (21/4). Menurut Ardiningsih, kegiatan seremonial tentu biasa dilaksanakan para karyawati di masing-masing tempat kerja. Tetapi, dalam rangka memperingati Hari Kartini FKKPKT berupaya untuk turun ke lapangan melihat kondisi yang dialami kaum lansia. Pelaksanaan tersebut ternyata mendapatkan apresiasi yang tinggisatuan kerja perangkat daerah (SKPD) Pemprov Kaltim. Diantaranya, Badan Perpustakaan Daerah, Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana, Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Perhubungan, Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi, Dinas Komunikasi dan Informatika, Dinas Pendapatan Daerah, Dinas Pertanian Tanaman Pangan, Dinas Pendidikan, Dinas Kelautan dan Perikanan, Dinas Pertambangan dan Energi, Rumah Sakit Jiwa Atma Husada, seluruh Biro Setprov Kaltim dan BPD Kaltim. Para lansia pun sangat gembira melihat kehadiran mereka. “Kegiatan ini berkat partisipasi anggota FKKPKT. Ternyata antusiasme karyawati sangat tinggi. Diharapkan ini terus dilaksanakan secara berkelanjutan, sehingga semakin banyak masyarakat merasakan hak yang sama dengan lainnya,” jelasnya.

Raker Pengendalian TB Kab/Kota Se- Kaltim Tahun 2016

Safoto raker tbmarinda. Dalam rangka memperingati hari TB Sedunia yang jatuh pada tanggal 24 Maret maka dilaksanakan Rapat Kerja Pengendalian TB Kabupaten/Kota se- Kalimantan Timur tanggal 19 April 2016 di Ruang Pandurata Lt. 1 Kantor Gubernur Kaltim. Penyakit TB pertama kali ditemukan pada tahun 1882 oleh Robert Koch, TB disebabkan oleh bakteri yang disebut “Mycobacterium tubercolosa”

Acara ini diawali dengan laporan panitia pelaksana oleh drg. Soeharsono Kabid P2PL Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur, dalam laporannya disampaikan tujuan kegiatan :

A. Tujuan Umum :

Meningkatkan komitmen dan peran semua pihak untuk program pencegahan dan pengendalian TB di Kalimantan Timur.

B. Tujuan Khusus:

  1. Meningkatkan peran stake holder dalam rangka optimalisasi Case Finding / penemuan dan Case Holding / keteraturan pengobatan penderita TB di Kaltim.
  2. Membuat kesepakatan/ rekomendasi dari stake holder dalam rangka.pengendalian TB di tingkat Kab/kota.

Peserta berjumlah ± 112 orang terdiri dari peserta provinsi dan dari kab/kota, adapun peserta yang diundang meliputi DPRD Prov. Kaltim,  Dinas Kesehatan, Bappeda, PKK, PPTI, Organisasi Profesi dan Puskesmas.

NARASUMBER DAN TOPIK

  1. Penyakit TB dan masalahnya oleh Dony Irfandi,Sp.P.
  2. Peran Stake holder dalam Pengendalian TB oleh Soeharsono (Kepala Bidang P2PL Dinkes Prov. Kaltim)
  3. Peran PPTI dalam PengendalianTB oleh Syahrani Jedi (PPTI Wilayah Kaltim)

Sementara itu H. Bere Ali, Asisten Kesejahteraan Rakyat menyampaikan arahan dan sambutan Gubernur Kaltim, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Penyakit TB masih merupakan masalah kesehatan diseluruh dunia, WHO mengatakan penyakit TB adalah sebagai kedaruratan global. Hal ini disebabkan karena pada saat ini, penyakit TB telah menyebabkan 3 juta kematian dan 9 juta penderita baru setiap tahunnya. Peringatan Hari TB Sedunia tahun ini mengangkat tema “Gerakan Keluarga Menuju Indonesia Bebas TB” dengan harapan kesadaran masyarakat tentang bahaya TB meningkat yang dilakukan melalui aksi  Gerakan Temukan TB Obati Sampai Sembuh (TOSS) yang merupakan kegiatan penemuan secara aktif dan masif, sekaligus mendorong pasien TB untuk berobat hingga sembuh, sehingga akhirnya target Indonesia Bebas TB pada tahun 2035 dapat diwujudkan. (Arby)

SOSIALISASI LINTAS SEKTOR DAN LINTAS PROGRAM TERKAIT PENCEGAHAN DAN PENANGGULANGAN HIV DAN AIDS PADA SEKTOR KEPARIWISATAAN

Foto Wagub MoU BALIKPAPAN, Dinas Pariwisata Provinsi Kaltim bekerjasama dengan Biro Sosial Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Timur dan Komisi Penanggulangan Aids Provinsi (KPAP) Kalimantan Timur mengadakan kegiatan “Sosialisasi Lintas Sektor dan Lintas Program Terkait Pencegahan dan Penanggulangan HIV dan AIDS Pada Sektor Kepariwisataan Kabupaten/Kota Se-Kalimantan Timur tahun 2016” pada Kamis, 14 April 2016.
Bertempat di Ruang Pertemuan Kantor Walikota Balikpapan, kegiatan sosialisasi ini dibuka secara resmi oleh Wakil Gubernur Kaltim (H.M.Mukmin Faisyal.HP) yang juga selaku Ketua Pelaksana Komisi Penanggulangan Aids Provinsi (KPAP) Kalimantan Timur.
Untuk laporan Ketua Panitia Pelaksana kegiatan disampaikan oleh Kepala Biro Sosial Setda Prov. Kaltim (H. Syafrian Hasani).
Kegiatan sosialisasi ini dimulai pada pukul. 09.00 Wita dihadiri kurang lebih berjumlah 80 orang peserta, terdiri dari unsur Pemerintah Provinsi Kaltim, Bagian Kesra Kabupaten/Kota se-Kaltim, dan Yayasan / lembaga yang bergerak di bidang Penanggulangan HIV/Aids.
Sebelum para narasumber memaparkan materinya masing-masing, didahului dengan acara :
– Penyerahan souvenir berupa Paket Edukasi HIV/Aids yang diserahkan langsung oleh Wakil Gubernur Kaltim kepada Duta Pariwisata;

– Penandatanganan Mou antara Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Prov. Kaltim dengan Komisi Penanggulangan Aids Provinsi (KPAP) Kalimantan Timur disaksikan oleh Wakil Gubernur Kaltim didampingi oleh Kepala Biro Sosial Setda Prov. Kaltim.

Adapun narasumber yang menyampaikan materi pada kegiatan ini adalah :

1. drg. Harsono dari Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur
dengan materi “Mengenal HIV/AIDS di Provinsi Kalimantan Timur”

2. H. Anthony Rakhman, SE,MM (Kabid. Bina Usaha Jasa & Sarana Pariwisata Prov. Kaltim)
dengan materi “ Peningkatan Peran Serta Sektor Pariwisata Dalam Pencegahan dan Pengendalian Aids” (arby)