Category Archives: Biro Organisasi

Gubernur Pantau Perkembangan Industri Buluminung

TANAH GROGOT – Aksi blusukan kembali dilakukan Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak ke wilayah selatan. Kata Gubernur, hal ini harus dilakukan dalam kapasitas dirinya sebagai kepala daerah yang dipilih secara langsung oleh rakyat Kaltim, sekaligus sebagai wakil pemerintah pusat di

daerah.

Perkembangan proyek yang didanai pusat, daerah, BUMN, swasta, bahkan penanam modal asing pun, menurut dia, harus terus dipantau. “Saya ingin memastikan, bahwa semua telah  berjalan sesuai skedul. Alhamdulillah, Pak Bupati Yusran Aspar tadi melaporkan, semua sudah berjalan sesuai tahapan,” kata

Awang Faroek saat meninjau lokasi pembangunan pelabuhan PT Kereta Api Borneo (KAB) di kawasan industri Buluminung, Penajam Paser Utara (PPU), Minggu (5/3).

KAB yang merupakan anak perusahaan Russian Railways, disebutkan saat ini telah membebaskan lahan untuk kawasan industri yang akan mereka kembangkan seluas 140 hektare. Dalam tahap awal, mereka akan membangun pelabuhan laut dan setelah itu, KAB akan melanjutkan pembangunan rel kereta api dari Penajam (PPU) menuju Kutai Barat (Kubar) sepanjang 203 km dengan rencana investasi triliunan rupiah.

Didampingi Bupati Yusran Aspar dan Wakil Bupati Mustaqim dan sejumlah pejabat Pemprov Kaltim, Gubernur Awang Faroek juga menyaksikan langsung tahapan pekerjaan lapangan yang dilakukan KAB.  Aktivitas tersebut menunjukkan bahwa Russian Railways sangat serius dalam rencana investasi ini.

Usai melihat perkembangan pembangunan kawasan industri Buluminung, Gubernur Awang Faroek melanjutkan peninjauan ke Balai Benih Udang Tanjung Tengah, masih di Penajam Paser Utara. Balai benih udang ini setiap tahunnya mampu memproduksi benih udang sebanyak 6 juta benih (1,5 juta

per tiga bulan). Penyediaan benih udang tersebut, bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan kawasan PPU dan Paser, tetapi lebih luas hingga Balikpapan, bahkan Tarakan, Kaltara.

“Harapan saya, andalan PPU nanti bukan hanya dari lahan pertanian dan perkebunan sawit, tetapi juga dari hasil-hasil perikanan. Sebab potensinya sangat besar, pasarnya juga jelas. Singapura, Hong Kong, Korea, dan

Jepang masih sangat menginginkan udang-udang dan ikan-ikan berkualitas dari Kaltim,” ucap Awang meyakinkan.

Di akhir peninjauan kemarin, Gubernur Awang Faroek juga melihat langsung proyek pemipaan sepanjang 8,5 km dengan pendanaan APBN senilai Rp7,6 miliar yang merupakan kolaborasi pusat, daerah (provinsi dan kabupaten) dan TNI. “Ini program kolaborasi yang sangat baik dan harus ditiru sektor-sektor yang lain,” pungkas Awang. (sumber : http://kaltim.procal.co)

Asistensi Lanjutan : Laporan Kinerja Tahunan 2016, PK Tahun 2017 serta Realisasi Kinerja RPJMD

Samarinda, Kamis dan Jum’at hari ini bertempat yang sama yaitu Di Ruang Rapat Biro Organisasi Setda Prov. Kaltim Kantor Gubernur telah diadakan Asistensi Laporan Kinerja Tahunan 2016, Perjanjian Kinerja Tahun 2017 & Realisasi Capaian Indikator Kinerja RPJMD Th. 2016.

Asistensi tersebut dipimpin oleh Kepala Bagian Pengembangan Kinerja Instansi  di Biro Organisasi Setda Prov. Kaltim yaitu Ibu Dra. Nursehan, M.Si dan Ibu Setya Pratiwi, SH, M.Hum selaku Kepala Sub Bagian Akuntabilitas Kinerja dan dari Inspektorat Prov. Kaltim di wakili oleh Bapak Sapransyah. dihari Kamis kemaren yang di Asistensi adalah OPD dari Biro Pemerintahan, Perbatasan dan Otonomi Daerah, Biro Perekonomian, dan Biro Perekonomian, kemudian dihari ini yang di Asistensi adalah Biro Organisasi Setda Prov. Kaltim, Biro Hubungan Masyarakat dan Biro Umum serta Biro Administrasi dan Pembangunan Daerah.

OPD Wajib Susun Program Kerja 100 Hari

SAMARINDA – Pemerintah telah menetapkan program-program prioritas pembangunan daerah yang harus diwujudkan demi kemajuan daerah dan kesejahteraan rakyat.

Program prioritas pembangunan tersebut telah tertuang dalam RPJMD yang wajib diimplementasikan setiap organisasi pemerintah daerah (OPD) di lingkup Pemprov Kaltim. Oleh karena itu, Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak kembali mengingatkan seluruh jajarannya untuk mengoptimalkan kinerja organisasi demi mencapai target kerja.

“Saya minta setiap OPD membuat atau menyusun program kerja 100 hari. Tolong sampaikan ke Saya. Cukup dua lembar kertas dan tidak perlu laporan yang tebal,” katanya pada Rakor Pangan se-Kaltim di Gedung Olah Bebaya Komplek Lamin Etam, Selasa (28/2).

Menurut Gubernur, masing-masing OPD sudah memiliki program kerja dengan target-target yang telah ditetapkan sesuai kondisi anggaran daerah yang tersedia saat ini. Misalnya, program prioritas untuk pertanian dalam arti luas terkait kegiatan subsektor pertanian pangan, perkebunan, peternakan maupun kelautan dan perikanan.

Dimana lanjutnya, subsektor peternakan telah menetapkan program pencapaian populasi sapi sebanyak dua juta ekor didukung permodalan melalui lembaga keuangan daerah. Selain itu, penanaman kelapa sawit satu juta hektar tahap kedua setelah tahap pertama telah tercapai serta berbagai komoditi unggulan perkebunan melalui Kredit Sawit Sejahtera.

Demikian kegiatan kelautan dan perikanan melalui Kredit Perikanan Sejahtera serta pengembangan tanaman padi, jagung dan kedelai melalui Kredit Pangan Sejahtera. Bahkan untuk memacu kegiatan usaha mikro kecil menengah (UMKM) yang dilakoni masyarakat luas maka Pemprov melalui BPD Kaltim telah menyediakan Kredit UKM Sejahtera.

“Pokoknya semua OPD harus menunjukkan kinerjanya. Terutama yang bersentuhan langsung dengan masyarakat atau program pro rakyat untuk disusun dan dilaksanakan dalam program 100 hari kerja OPD,” tegas Awang Faroek.

Asistensi Laporan Kinerja Tahunan 2016, PK Tahun 2017 & Realisasi Capaian Indikator Kinerja RPJMD Th. 2016

Samarinda : Senin, tanggal 27 Februari 2017 bertempat di ruang rapat Biro Organisasi Setda Prov. Kaltim lantai 3 telah diadakan Asistensi Laporan Kinerja Tahunan 2016, Perjanjian Kinerja Tahun 2017 & Realisasi Capaian Indikator Kinerja RPJMD Th. 2016.

Asistensi tersebut dipimpin oleh Kepala Bagian Pengembangan Kinerja Instansi  di Biro Organisasi Setda Prov. Kaltim yaitu Ibu Dra. Nursehan, M.Si dan Ibu Setya Pratiwi, SH, M.Hum selaku Kepala Sub Bagian Akuntabilitas Kinerja dan dari Inspektorat Prov. Kaltim. Adapun jadwal Perangkat Daerah hari ini adalah Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Sosial dan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah  Prov. Kaltim,

SKPD Wajib Sampaikan Program Kerja ke Publik

SAMARINDA- Memberikan informasi kepada masyarakat terhadap perkembangan progres pembangunan yang telah dilaksanakan Pemprov Kaltim diharapkan terus dilaksanakan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD), sehingga masyarakat memberikan kepercayaan yang besar kepada pemerintah untuk menuntaskan program yang telah direncanakan.

Menyukseskan hal itu, seluruh SKPD diwajibkan agar dapat menyampaikan hasil kerja nyata yang telah dilaksanakan, sehingga program yang dilaksanakan betul-betul diketahui masyarakat.

“Tak terkecuali, semua SKPD wajib menyampaikan hasil kerja mereka. Sehingga masyarakat betul-betul percaya apa yang telah dilaksanakan pemerintah daerah. Bahkan hingga progres program kerja dari UPTD di instansi tersebut wajib disampaikan atau dipublikasikan,” kata Sekprov Kaltim Dr H Rusmadi, Minggu (19/2).

Rusmadi mengatakan, informasi tersebut bisa melalui website maupun media masa. Yang jelas, informasi yang disampaikan adalah progres capaian kerja Pemprov Kaltim di masing-masing SKPD. Karena, sesuai RPJMD 2013-2018, diharapkan visi dan misi mewujudkan Kaltim Maju 2018 dapat terwujud. Di mana, peningkatan kualitas SDM Kaltim semakin baik dan merata, pembangunan infrastruktur juga merata serta kesejahteraan rakyat juga merata.

Menurut Rusmadi, saat ini perkembangan media informasi sudah semakin canggih, sehingga tidak ada alasan untuk tidak bisa menyampaikan informasi hasil kerja dari pemerintah kepada rakyat.

“Diharapkan semua dapat memanfaatkan sarana tersebut. Sehingga masyarakat semakin yakin bahwa Kaltim Maju 2018 dan visi Kaltim 2030 mampu diwujudkan di masa akan datang,” jelasnya